Sabtu, 28 Maret 2009 23:26 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta:Korban meninggal dalam tragedi Situ Gintung terus bertambah. Hari ini tim SAR menemukan lagi 17 jenazah korban. Dengan begitu total korban meninggal yang ditemukan menjadi 91 orang. "Mereka terdiri dari 28 laki-laki, 60 perempuan. Semuanya warga setemap. Sedagnkan tiga orang tercatat sebagai mahasiswa UMJ (Universitas Muhammadiyah Jakarta)," kata Koordinator Media Center Bencana Muhammad Yuhdi, malam ini. Diantara korban yang ditemukan meninggal itu 11 diantaranya belum teridentifikasi.
Yuhdi mengatakan, pencarian pada Sabtu ini dihentikan pada pukul 17.30 WIB. Rencananya, pencarian korban akan dilanjutkan besok, mulai pukul 07.00. Tim memperkirakan, masih ada 90 hinga 110 korban yang belum ditemukan.
Kawasan Situ Gintung Rata dengan Tanah
Liputan6.com, Tangerang: Seluruh rumah dan bangunan yang berada di kawasan Situ Gintung, Cirendeu, Tengerang, Banten telah hancur dan rata dengan tanah. Beberapa mobil warga juga hanyut terbawa air. Bahkan ada beberapa kendaraan saling tumpuk. Demikian hasil pantauan udara tim SCTV, Jumat (27/3) sore.
Selain rumah, sebagian gedung kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ahmad Dahlan juga hancur. Hingga kini tim search and rescue (SAR) masih mencari korban akibat jebolnya tanggul yang telah dibangun sejak zaman Belanda ini. Selama pencarian, tim penyelamat telah menemukan 23 korban selamat. Sebagian korban selamat dirawat di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.
Sejauh ini korban tewas telah mencapai 48 orang. Korban tewas kemungkinan masih bertambah karena banyak masyarakat yang melaporkan kehilangan anggota keluarga. Situasi Situ Gintung kini bertambah ramai karena banyak masyarakat yang berdatangan. Mereka ingin melihat lokasi bencana dari dekat.(UPI/Tim Liputan 6 SCTV)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar